ciri-ciri Fisik Sampah B3:
- Berbau Menyengat atau Tajam
Biasanya memiliki bau kimia yang kuat seperti amonia, belerang, atau pelarut.
Contoh: limbah dari pabrik pestisida atau pelarut industri.
- Berwarna Mencolok atau Tidak Wajar
Warna limbah bisa sangat terang seperti merah, kuning cerah, hijau neon, atau hitam pekat.
Warna ini sering menandakan adanya logam berat atau zat kimia berbahaya.
- Bersifat Korosif (Mengikis)
Dapat merusak logam atau bahan lain saat bersentuhan.
Contoh: asam kuat (HCl), basa kuat (NaOH).
- Mudah Terbakar atau Meledak (Inflamabel)
Beberapa jenis limbah B3 sangat mudah terbakar bahkan pada suhu rendah.
Contoh: bensin bekas, thinner, alkohol industri.
- Mengeluarkan Asap atau Uap Berbahaya
Saat dibuka atau terkena udara, beberapa jenis limbah mengeluarkan uap yang bisa beracun atau mengganggu pernapasan.
- Mengandung Partikel Logam atau Zat Asing
Tampak adanya endapan, butiran logam, atau bahan tidak larut lainnya.
Contoh: lumpur dari limbah elektroplating.
- Reaktif terhadap Air atau Udara
Beberapa limbah bereaksi hebat jika terkena air atau udara, seperti berbuih, mendesis, atau memanas tiba-tiba
